Senin, 15 Agustus 2011

Kumpulan Puisi


Aku


       Aku bahagia saat ini
       Ku tak tau apa ini
       Perasaan ku ini
       Jika aku ini
          Menggapai mimpi
             Setinggi langit
                Menembus bumi
                    Seakan mimpi
                  Ternyata  aku mimpi  ..

  Mimpi apa ini  ??
  Selalu begini
  Apa aku ini  ??
     Siapa aku ini  ??
        Dimana aku ini  ??
           Mengapa aku  ??
              Aku adalah aku
                 Kamu adalah kamu
                Kita adalah satu

                     Satu dalam ini
                     Bagaimana ini  ??
                        Aku tak tau apa  ??
                           Jika kau tanya apa  ??
                              Aku hanya diam
                           Membisu dalam kesendirian
                              Pejamkan mata
                                 Tapi jangan di buka
                                      Selamanya  ...

                     Oleh  : Desintta  ..


AKU


       Aku bahagia saat ini
       Ku tak tau apa ini
       Perasaan ku ini
       Jika aku ini
          Menggapai mimpi
             Setinggi langit
                Menembus bumi
                    Seakan mimpi
                  Ternyata  aku mimpi  ..

  Mimpi apa ini  ??
  Selalu begini
  Apa aku ini  ??
     Siapa aku ini  ??
        Dimana aku ini  ??
           Mengapa aku  ??
              Aku adalah aku
                 Kamu adalah kamu
                Kita adalah satu

                     Satu dalam ini
                     Bagaimana ini  ??
                        Aku tak tau apa  ??
                           Jika kau tanya apa  ??
                              Aku hanya diam
                           Membisu dalam kesendirian
                              Pejamkan mata
                                 Tapi jangan di buka
                                      Selamanya  ...

                     Oleh  : Desintta  ..


Minggu, 07 Agustus 2011

Puisi

Ibu Permata Jiwaku

Semua manusia pasti punya ibu
Aku punya ibu
Temen – temen ku juga punya ibu
Guru pun juga punya ibu
Hanya adam yang tak beribu


            Kasih sayang ibu tak kan punah
            Ibu  ...  yang menjaga aku di dunia
            Ibu  ...  yg melahirkanku mempertaruhkan nyawa
            Semua orang tentu sayang ibunya
            Walaupun dan meskipun telah tiada

   Ibu adalah sumber cahaya dalam hidupku
   Dia adalah pahlawan di dunia & akhiratku
   Dia bagaikan permata jiwaku
   Kasih sayingmu seluas jagad raya
   Cintamu seluas samudra

Ibu  ……..
   Permata jiwaku  ……..

            Oleh  :  Desintta eka R.

Jumat, 05 Agustus 2011

Cerpen


Mimpi Jadi Realita

Tato terlihat baru keluar dari rumahnya, dia selalu bangun di sore hari. Ia seorang yang bejat, kegiatannya hanya kumpul – kumpul dengan teman -  temannya di pos depan rumahnya. Setiap malam ia minum – minuman khamr. Ia terlihat ketakutan keluar dari rumahnya.Entah kenapa?
Ia bermimpi di jemput oleh malaikat maut. Ia duduk termenung di depan rumahnya, ia berfikir kenapa mimpi itu bisa terjadi? Ia terus merenungi itu, ia terlihat gelisah. Ia memasuki rumahnya kembali.
Di malam hari Ia tampak berkumpul – kumpul dengan teman – temannya. Ia melakukan kegiatannya sehari – hari. Judi, minum – minuman keras sudah menjadi kegiatannya tiap malam. Ia sudah tidak tampak ketakutan lagi, mungkin ia menghiraukan mimpi itu.
Keesokan harinya pada sore hari ia terlihat keluar dari rumahnya, dengan wajah yang ketakutan. Mimpi itu terjadi lagi, mungkin ia di peringatkan oleh Allah SAW. Ia termenung duduk di depan rumahnya. Ia terlihat merenungi mimpinya. Ia bertanya – tanya kepada dirinya, bagaimana mimpi itu terulang lagi?” Masa bodoh, cuma mimpi aja.” Kata Tato
Di malam harinya Tato tetap berada di pos di depan rumahnya. Ia melakukan kegiatan rutinnya itu. Ia sempat berfikir tentang kejadian itu, dan ia menceritakan kepada temannya tentang kejadian itu.” Ah...Cuma mimpi aja di takutin.” Jawab Si Big Bos, panggilannya. ”Tapi Bos ini mimpi yang kedua kalinya?” Kata Tato. ”Yang berapa kalipun tetap aja namanya mimpi” Jawab Si Big Bos. Semua teman – temannya menertawai dia.
Seharian Tato tak tampak lagi keluar dari rumahnya. Di malam harinyapun ia tak terlihat di pos di depan rumahnya. Teman – temanya bertanya kepada Big Bos, ” Kemana Tato Bos? ”Gak tau, coba aja panggil di rumahnya!”Jawab Big Bos. Si Jangkung pergi kerumahnya, Ia memanggil  Si Tato. Tidak ada jawaban dari rumah si Tato. Ia langsung masuk kerumahnya, Ia memanggil – manggil Tato. Tetapi tetap tak ada jawaban darinya. Ia masuk ke kamar Tato dan melihat Tato sudah meninggal. Ia meminta tolong kepada teman – temannya. Ketika Big Bos melihat Tato Ia teringat tentang cerita dari Tato. Ia merasa bersalah dan ketakutan. Dan keesokan harinya Big Bos dan teman – temannya tidak tanpak lagi di pos itu.


Oleh Mohammad Qudhsi Z      

Selasa, 02 Agustus 2011

DIALOG



Cindy :         Hi, Sandi. How are you?
Sandi :         Great, And you?
Cindy :         Ahahaha, it’s a bit ridiculous!
Sandi :         What’s the matter, Cindy?
Cindy:         The result of the short story contest were announced this morning.And I did’nt win any prizes because I forgot to send it. And I just knew it this morning when I found the envelope inside my drawer.
Sandy :        That’s too bad. How come? But, don’t worry about it. You’ll win another contest and you’ll not forget next time, won’t you?
Cindy :        Yes, that’s for sure. But, I don’t think I’ll never win a writing contest because I think I wrote it badly.
Sandy :        Huh? Look at this short story.It’s written by Marcia an eleven years old girl. I think you can writte better. Would it be possible for you to send your short story to the newspaper?
Cindy :        OK, I’ll consider that. Anyway, I’m not sure the newspaper will publish my short story.
Sandi :         Come on. Don’t give up.
Cindy :        Well, I’ll try. If I fail, I’ll quit writing short stories. I must admid I’m not a talented writer.
Sandi :         Oh, no. I wouldn’t do that if I were you. I don’t think it was a good idea.
Cindy :        Thanks for telling me.
Sandi :         Let’s just hope that someday your short stories will be published in a newspaper or magazine.

1). What does Sandi say to persuade Cindy to send her short stories to a           newspaper?
2). What does Cindy say to respond to it?
3). What does Sandi say to encourage Cindy?
4). What does Cindy say to respond to it?
5). Cheryl think of quitting writing short stories. What does Sean say to tell her not to do that?
6). What does Sandi say to criticize Cindy’s idea?
7). What does Sandy say to express his hope?